Cara Membuat Database dan Table Microsoft Access Pada VB 6

HELLO FLEN - Pada pemrograman kali ini, saya akan membahas program pada Microsoft Visual Basic 6.0 mengenai Cara Membuat Database dan Table Microsoft Access Pada VB 6. Seperti biasa, sebelum ke langkah-langkah membuat database dan table Ms. Access pada VB 6, disini saya akan memberikan terlebih dahulu penjelasan tentang apa itu database?

Database merupakan sekumpulan data yang sudah disusun sedemikan rupa dengan ketentuan atau aturan tertentu yang saling berelasi sehingga memudahkan pengguna dalam mengelolanya juga memudahkan memperoleh informasi. Selain itu adapula yang mendefinisikan database sebagai kumpulan file, table, atau arsip yang saling terhubung yang disimpan dalam media elektronik.

Ada berbagai tipe penyimpanan database, mulai dari Ms. Access, MySQL, dll. Nah diantaranya berikut, Ms. Access yakni yang akan saya jelaskan. Untuk Microsoft Access sendiri merupakan program aplikasi basis data (database) yang dikeluarkan oleh Microsoft dalam satu paket Microsoft Office.

Setelah anda memahami penjelasan yang sudah saya sampaikan, selanjutnya saya akan memberikan langkah-langkah Cara Membuat Database dan Table Microsoft Access Pada VB 6.


Pertama

Buka Microsoft Visual Basic 6.0 lalu klik kanan dipojok, pilih Component, lebih jelasnya cek gambar dibawah ini:

Cara Membuat Database dan Tabel Microsoft Access Pada VB 6 - www.helloflen.com

Kedua

Pilih tab Controls, lalu centang Microsoft ADO Data Control 6.0 (fungsi ini untuk mengaktifkan penggunaan database dengan menggunakan Adodc).

Ketiga

Klik Add-Ins pada Menu Bar, lalu pilih Visual Data Manager.

Keempat

Klik File, lalu New pilih Microsoft Access Version 2.0 MDB (buat nama database, jangan menggunakan spasi ketika menamai database, misal namai dengan: dbjual) lalu Save.

Dengan demikian, pembuatan database pada Microsoft Access lewat VB 6 berhasil, lalu untuk menambahkan table. berikut langkah-langkahnya:

  1. Klik Kanan sembarang dibawah Properties, pilih New Table, isikan nama table pada Table Name.
  2. Untuk menambahkan field, klik tombol Add Field, isikan Name, Type, Size.
  3. Dan untuk menambahkan primary key pada field, klik Add Index lalu pilih atribut mana yang akan di jadikan primary key pada Available Fields lalu samakan pada Name.

Cara Membuat Database dan Tabel Microsoft Access Pada VB 6 - www.helloflen.com

Sekian pemrograman mengenai Cara Membuat Database dan Table Microsoft Access Pada VB 6, semoga artikel pemrograman ini dapat membantu Anda pada saat mengerjakan suatu program ataupun sedang belajar mengenai pemrograman C++.

Coding Nilai Persegi dan Luas Menggunakan Module Pada VB 6

HELLO FLEN - Pada pemrograman kali ini, saya akan membuat suatu program pada aplikasi Microsoft Visual Basic 6.0. Artikel yang saya buat mengenai Coding Nilai Persegi dan Luas Menggunakan Module Pada VB 6. Pada artikel ini, metode yang saya gunakan yaitu dengan Module pada aplikasi VB 6.0. Seperti biasa, sebelum ke tahap pembuatan program, saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu Module pada VB 6.0?

Module merupakan project pada aplikasi Microsoft Visual Basic 6.0 untuk menyimpan procedure-prosedure atau fungsi-fungsi atau variable-variable yang dapat digunakan secara global oleh aplikasi yang akan kita buat, sehingga kita tidak perlu membuat fungsi-fungsi atau procedur-prosedure atau variable-variable tersebut secara berulang-ulang, dan akan lebih memudahkan kita dalam penggunaannya.

Dengan penjelasan diatas maka penulisan coding akan menjadi ringkas, dan kita bisa memanggilnya di Module tersebut. Untuk menambahkan Module bisa klik Project (Alt+P) pada menu bar, lalu klik Add Module, atau bisa juga klik nama project, misal NilaiPersegiLuas lalu pilih Add dan pilih Module.

Kita langsung saja menuju langkah pada pembuatan nilai persegi dan luas menggunakan Module, berikut dibawah ini langkah-langkahnya:


Pertama

Buka aplikasi VB 6 Anda lalu, klik File > New Project > Standard EXE.

Kedua

Buat tampilannya seperti ini :

Coding Nilai Persegi dan Luas Menggunakan Module Pada VB 6 - www.helloflen.com

Properties pada label, textbox, commandbutton:

Name
Label, Command, Check = Caption || Textbox, Combo = Text
Label Label1 Nilai 1
Label Label2 Nilai 2
Label Label3 Hasil
TextBox Text1 Kosongkan (nilai 1)
TextBox Text2 Kosongkan (nilai 2)
TextBox Text3 Kosongkan (hasil)
CommandButton cmdhitung Hitung
CommandButton cmdpersegi Persegi

Catatan: usahakan "Name" samakan, karena berpengaruh dengan coding dibawah ini:

Coding untuk Module1 :

Public Function luassegitiga(alas, tinggi As Integer) As Double
luassegitiga = Val(alas * tinggi) / 2
End Function

Public Function persegipanjang(panjang, lebar As Integer) As Integer
persegipanjang = Val(panjang * lebar)
End Function

Coding untuk Form1 :

Private Sub cmdhitung_Click()
Dim alas, tinggi As Integer
alas = Val(Text1.Text)
tinggi = Val(Text2.Text)
Text3.Text = luassegitiga(alas, tinggi)
End Sub

Private Sub cmdpersegi_click()
Dim panjang, lebar As Integer
panjang = Val(Text1.Text)
lebar = Val(Text2.Text)
Text3.Text = persegipanjang(panjang, lebar)
End Sub

Ketiga

Untuk menjalankan programnya, klik Run > Start atau Anda juga bisa tekan F5 dan hasil tampilannya akan seperti ini:

Coding Nilai Persegi dan Luas Menggunakan Module Pada VB 6 - www,helloflen,com

Ketika pada saat di Run dan muncul tampilannya, masukan nilai 1 dan nilai 2, lalu klik hitung untuk menghitung Luas Segitiga dan klik persegi untuk menghitung Persegi Panjang, lalu akan muncul hasilnya pada kolom Hasil.

Sekian pembahasan program mengenai tentang Coding Nilai Persegi dan Luas Menggunakan Module Pada VB 6. Semoga dapat bermanfaat dan juga bisa membantu untuk Anda yang sedang belajar tentang pendasaran pemrograman VB 6.

Coding Membuat Sebuah Data Pakaian Pada C++

HELLO FLEN - Pada pemrograman kali ini, saya akan membahas mengenai Coding Membuat Sebuah Data Pakaian Pada C++. Untuk pemrograman C++ ini, saya akan menggunakan metode IF dan fungsi strcpy. Seperti biasa, sebelum ke langkah-langkah coding pembuatan data pakaian, saya akan memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada Anda mengenai apa itu penyataan atau metode IF? Pernyataan atau metode IF mempunyai pengertian, “Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan”.

Jadi, IF merupakan operator pernyataan yang berfungsi untuk mengecek suatu pernyataan yang di masukan atau membandingkan pernyataan dan jika nilai yang ada didalam pernyataan tersebut sesuai atau sama dengan syarat maka program yang ada didalam fungsi IF tersebut akan dijalankan, dan jika tidak sesuai maka akan tidak dijalankan. Berikut bentuk umum pernyataan IF:

if (kondisi)
   {

      pernyataan;

      ……

   }

Dan untuk penjelasan strcpy, merupakan fungsi untuk menyalin string asal ke-variabel string tujuan, dengan syarat string tujuan harus mempunyai tipe data dan dan ukuran yang sama dengan string asal. File header yang harus disertakan adalah string.h. Bentuk umum strcpy :

strcpy(tujuan, asal);

Setelah memahami penjelasan mengenai apa itu pernyataan atau metode IF dan fungsi strcpy, selanjutnya langsung saja berikut dibawah ini langkah-langkah Coding Membuat Sebuah Data Jabatan Pada C++:

  1. Buka Borland C++ Anda
  2. Pilih File > New > Text Edit
  3. Tuliskan coding dibawah ini:


#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <string.h>


main( )
{
char kode,ukuran,merk[15];
long harga=0;
clrscr( );
cout<<"Data Baju"<<endl;
cout<<"------------------------"<<endl;
cout<<"Kode Baju : ";cin>>kode;
cout<<"Ukuran : ";cin>>ukuran;
if (kode=='1')
{
strcpy(merk,"H & R");
if (ukuran=='S' || ukuran =='s')
harga=45000;
else
harga=60000;
}
else if (kode=='2')
{
strcpy(merk," Adidas");
if (ukuran=='S' || ukuran == 's')
harga=65000;
else
harga=75000;
}
else
cout<<"Salah Kode Baju"<<endl;
cout<<"------------------------"<<endl;
cout<<"Merk Baju : "<<merk<<endl;
cout<<"Harga Baju : "<<harga<<endl;
getch();
}

Hasil outputnya akan tampil seperti gambar dibawah ini:

Coding Membuat Sebuah Data Pakaian Pada C++ - www.helloflen.com

Setelah anda membuat coding tersebut, untuk menjalankan programnya pilih Debug > Run atau bisa juga anda tekan Ctrl+F9, tetapi lebih baik anda compile terlebih dahulu untuk mengecek coding tersebut bila ada terjadi kesalahan. Untuk melakukan compile coding, yaitu pilih Project > Compile atau bisa juga anda tekan Alt+F9.

Sekian pemrograman mengenai Coding Membuat Sebuah Data Pakaian Pada C++, semoga artikel pemrograman ini dapat membantu Anda pada saat mengerjakan suatu program ataupun sedang belajar mengenai pemrograman C++.

Coding Membuat Sebuah Data Jabatan Pada C++

HELLO FLEN - Pada pemrograman kali ini, saya akan membahas mengenai Coding Membuat Sebuah Data Jabatan Pada C++. Untuk pemrograman C++ ini, saya akan menggunakan metode Nested IF atau biasa disebut IF didalam IF. Seperti biasa, sebelum ke langkah-langkah coding pembuatan data jabatan, saya akan memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada Anda mengenai apa itu penyataan atau metode IF dan Nested IF? Pernyataan atau metode IF mempunyai pengertian, “Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan”.

Jadi, IF merupakan operator pernyataan yang berfungsi untuk mengecek suatu pernyataan yang di masukan atau membandingkan pernyataan dan jika nilai yang ada didalam pernyataan tersebut sesuai atau sama dengan syarat maka program yang ada didalam fungsi IF tersebut akan dijalankan, dan jika tidak sesuai maka akan tidak dijalankan. Berikut bentuk umum pernyataan IF:

if (kondisi)
   {
      pernyataan;
      ……
   }

Dan untuk penjelasan Nested IF (IF didalam IF), merupakan pernyataan IF berada didalam pernyataan IF yang lainnya. Jadi, dalam fungsi if kita bisa saja menambahkan fungsi pernyataan lagi atau fungsi lainnya yang tak ada batasannya. Berikut bentuk umum pernyataan Nested IF:

if(syarat)
{
   if(syarat)
      …perintah;
   else
      …perintah;
}
else
{
   if(syarat)
      …perintah;
   else
      …perintah;
}

Setelah memahami penjelasan mengenai apa itu pernyataan atau metode IF dan juga Nested IF, selanjutnya langsung saja berikut dibawah ini langkah-langkah Coding Membuat Sebuah Data Jabatan Pada C++:

  1. Buka Borland C++ Anda
  2. Pilih File > New > Text Edit
  3. Tuliskan coding dibawah ini:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>

main()
{

char gol,jab[10];
long gapok=0;
clrscr();

cout<<endl<<"Data Jabatan"<<endl
<<"=========================="<<endl;
cout<<" Masukan Golongan[1/2]:";cin>>gol;

if(gol=='1')
  {strcpy(jab,"Direktur");
   gapok=5000000;
  }
else if(gol=='2')
  {strcpy(jab,"Manajer");
   gapok=4000000;
  }
  else
  {cout<<"salah kode golongan"<<endl;}

cout<<"Jabatan    = "<<jab<<endl;
cout<<"Gaji Pokok = "<<gapok<<endl;
getch();
}

Hasil outputnya akan tampil seperti gambar dibawah ini:

Data Jabatan dengan Menggunakan Pernyataan Nested IF - www.helloflen.com

Setelah anda membuat coding tersebut, untuk menjalankan programnya pilih Debug > Run atau bisa juga anda tekan Ctrl+F9, tetapi lebih baik anda compile terlebih dahulu untuk mengecek coding tersebut bila ada terjadi kesalahan. Untuk melakukan compile coding, yaitu pilih Project > Compile atau bisa juga anda tekan Alt+F9.

Sekian pemrograman mengenai Coding Membuat Sebuah Data Jabatan Pada C++, semoga artikel pemrograman ini dapat membantu Anda pada saat mengerjakan suatu program ataupun sedang belajar mengenai pemrograman C++.

Coding Konsep Array Multidimensi Pada Java Netbeans

HELLO FLEN - Pada pemrograman kali ini, saya akan membahas mengenai Coding Konsep Array Multidimensi Pada Java Netbeans. Konsep array kali ini, saya menggunakan perintah multidimensi. Sebelumnya saya akan menjelaskan secara singkat mengenai array, Array adalah objek yang dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah data. Elemen yang disimpan pada array dapat berupa tipe primitif (int, float, etc) atau objek (instan dari class). Langkah menciptakan array:

  1. Mendeklarasikan variabel array 
  2. Menciptakan objek array

Mengenai array multidimensi ini, secara sederhananya Array Multidimensi dapat diartikan sebagai array yang terdapat di dalam array, dengan konsep pengaksesan [noBaris][noKolom]. Pada dasarnya pendeklarasian array multidimensi ini sama saja dengan cara pendeklarasian array satu dimensi, caranya dengan menambahkan tanda [ ] sesuai dengan dimensi yang kita inginkan.

Setelah memahani apa itu Array dan Array Multidimensi serta fungsinya, berikut dibawah ini langkah-langkah Coding Konsep Array Multidimensi Pada Java Netbeans:

Pertama

Buka Aplikasi Netbeans IDE anda, lalu klik file > new project > java > java application > next > ganti project name sesuai kemauan anda, misal: Array > hapus centang pada create main class > finish.

Kedua

Akan muncul menu pada sebelah kiri dan ada project anda lalu akan ada “Source Package”, klik kanan source package > new > java package > ubah nama Package sesuai kemauan anda, misal: DasarJava (jangan pake spasi) > finish.

Ketiga

Buat class dengan klik kanan DasarJava > new > karena disini saya menggunakan sebuah kota dalam inputan, isikan Class Name dengan misal: ArrayMultidimensi > Package “DasarJava” > finish.

Keempat

Masukan Coding ini pada class ArrayMultidimensi:

public class ArrayMultidimensi {
    public static void main(String[]args){
        String[][]nama={
            {"Selamat ","Di ","HELLO "},
            {"Datang","Blog","FLEN"}

        };
        System.out.println(nama[0][0]+nama[1][0]);
        System.out.println(nama[0][1]+nama[1][1]);
        System.out.println(nama[0][2]+nama[1][2]);
    }
}

Untuk menjalankannya, anda tinggal mengklik kanan ArrayMultidimensi pada DasarJava > compile file > run file, lalu hasil outputnya akan seperti dibawah ini:

Konsep Array Multidimensi - www.helloflen.com

Sekian artikel mengenai pemrograman Coding Konsep Array Multidimensi Pada Java Netbeans, semoga bisa dapat membantu anda dan bermanfaat bagi anda pada saat melakukan pengerjaan tugas atau belajar tentang mengenai java.

Coding Konsep Array Mengetahui Jumlah Elemen Pada Java Netbeans

HELLO FLEN - Pada pemrograman java kali ini, masih membahas mengenai Konsep Array. Penjelasan yang akan saya berikan mengenai Coding Konsep Array Mengetahui Jumlah Elemen Pada Java Netbeans. Sebelumnya, saya pernah mempostingkan artikel mengenai coding array ini, namun berbeda dengan sekarang yang akan saya jelaskan. Artikel sebelumnya yaitu Coding Konsep Kedua Array Pada Java Netbeans, pada artikel tersebut sudah saya jelaskan mengenai apa itu array. Namun berikut dibawah ini penjelasan secara singkat tentang array:

Secara singkatnya, Array adalah objek yang dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah data. Elemen yang disimpan pada array dapat berupa tipe primitif (int, float, etc) atau objek (instan dari class). Langkah menciptakan array:
  1. Mendeklarasikan variabel array
  2. Menciptakan objek array

Ada perbedaan konsep dari sebelumnya, pada konsep array ini saya menggunakan perintah for. Perintah for ini digunakan saat kita mengetahui berapa banyak perulangan yang akan kita lakukan dan jumlah elemen Array dapat diketahui dengan instance variable bernama length. Setelah memahani apa itu Array serta fungsinya, berikut dibawah ini langkah-langkah Coding Konsep Array Mengetahui Jumlah Elemen Pada Java Netbeans:

Pertama

Buka Aplikasi Netbeans IDE Anda, lalu klik file > new project > java > java application > next > ganti project name sesuai kemauan Anda, misal: Array > hapus centang pada create main class > finish.

Kedua

Akan muncul menu pada sebelah kiri dan ada project Anda lalu akan ada “Source Package”, klik kanan source package > new > java package > ubah nama Package sesuai kemauan Anda, misal: DasarJava (jangan pake spasi) > finish.

Ketiga

Buat class dengan klik kanan DasarJava > new > karena disini saya menggunakan sebuah kota dalam inputan, isikan Class Name dengan misal: ArrayKota3 > Package “DasarJava” > finish.

Keempat

Masukan Coding ini pada class ArrayKota3:

public class ArrayKota3 {
    public static void main(String[]args){
String[]kota={"Jakarta","Surabaya","Semarang"
};

for(int i=0;i<kota.length;i++)
    System.out.println(kota[i]);
    }
}

Untuk menjalankannya, Anda tinggal mengklik kanan ArrayKota3 pada DasarJava > compile file > run file, lalu hasil outputnya akan seperti dibawah ini:

Konsep Array Mengetahui Jumlah Elemen - www.helloflen.com

Sekian artikel mengenai pemrograman Coding Konsep Array Mengetahui Jumlah Elemen Pada Java Netbeans, semoga bisa dapat membantu Anda dan bermanfaat bagi Anda pada saat melakukan pengerjaan tugas atau belajar tentang mengenai java.

Memasang Iklan Anchor atau Overlay Page Level Ads Pada Blog

HELLO FLEN - Pada iklan Google Adsene ternyata tidak hanya menyediakan iklan yang telah disediakan seperti biasanya, ternyata pada Google Adsene terdapat Iklan Tingkat Laman (Page-Level Ads). Nah pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan tutorial blogging mengenai cara Memasang Iklan Anchor atau Overlay Page Level Ads Pada Blog. Sebelum ke langkah-langkah pemasangan iklan Page Level Ads, disini aya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu Page Level Ads.

Memasang Iklan Anchor atau Overlay Page Level Ads Pada Blog - www.helloflen.com

Page-level Ads ini merupakan fitur iklan yang terdapat pada Goole Adsense serta hanya bisa dilihat di high device mobile dan iklan ini pun tidak dapat bisa dilihat di perangkat desktop. Google Adsense menambahkan 2 jenis fitur pada Page-level Ads ini, yaitu Anchor/Overlay Ads dan Vignette Ads. Jadi, buat kamu publisher yang sudah mendaftar Google Adsene dan diterima berbahagialah. Berikut dibawah ini perbedaan antara kedua jenis fitur yang terdapat pada Page Level Ads:

  1. Anchor/Overlay Ads, jenis iklan ini berada pada bagian bawah halaman mobile serta selalu mengikuti setiap pergeseran arah halaman (ke atas dan ke bawah).
  2. Vignette Ads, jenis iklan ini akan menampilkan secara keseluruhan (full screen) pada halaman perangkat mobile dan sangat mudah untuk di tutup oleh para pengunjung.

Setelah saya berikan penjelasan diatas, semoga Anda dapat memahami mengenai tentang Page Level Ads, nah disini saya akan memberikan langkah-langkah pemasangan jenis iklan Anchor/Overlay saja. Kenapa saya hanya memberikan cara jenis iklan tersebut, karena jenis iklan tersebut sangatlah friendly sehingga tidak mengganggu para pengunjung situs dan juga iklan jenis ini dapat menguntungkan bila mana pengunjung salah menekan tombol panah kebawah untuk menutup iklan tersebut.

Berikut dibawah ini langkah-langkah cara pemasangan jenis iklan Anchor/Overlay Ads pada Page Level Ads:

Pertama

Masuk akun Google Adsense

Kedua

Klik menu My Ads lalu pilih Page Level Ads

Ketiga

Klik tombol yang terdapat pada opsi Anchor/Overlay Ads sehingga menjadi warna biru

Keempat

Klik Get code

Untuk kode tersebut, Anda dapat memparsekan kode dipenyedia parse kode atau tidak juga tidak apa-apa, namun bila kode tersebut tidak diparsekan, usahakan pada <script async menambahkan ="" sehingga menjadi <script async="" src="//pagead2...... 

Kelima

Copy kode tersebut ke dalam template, masuk akun blogger > tema > setelah itu pastekan kode tersebut dibawah kode <head> atau diatas kode </head>

Keenam

Untuk melihat apakah berhasil atau tidaknya, ketik url situs Anda, lalu tambahkan /#googleadsense contoh sebagai berikut: www.helloflen.com/#googleadsense

Selain keunggulannya yang sangat menguntungkan para publisher, perlu Anda ketahui mengenai iklan Page Level Ads ini, tidak semua app browser mendukung format iklan ini. Yang mendukung fitur iklan ini antara lain: Browser Default (bawaan mobile), Google Chrome dan Opera for Android.

Sedangkan pada browser Firefox for Android dan Opera Mini jenis iklan ini tidak muncul. Selain itu, fitur Page Level Ads hanya mendukung mobile dengan mode potrait dan viewports antara 320px dan 420px. Sekian tutorial blogging tentang cara Memasang Iklan Anchor atau Overlay Page Level Ads Pada Blog ini, semoga bermanfaat bagi Anda.